Subscribe:

Senin, 21 November 2011

Peluang Bisnis Franchise di Bidang Pendidikan


peluang bisnisPentingnya pendidikan bagi putra-putri bangsa ternyata tidak hanya menjadi kewajiban utama pemerintah saja. Semua pihak memiliki kewajiban yang sama untuk memberikan dukungan, baik berupa sarana dan prasarana belajar, serta kesempatan belajar bagi seluruh warga Indonesia. Hal inilah yang melatarbelakangi banyak pihak untuk saling bekerjasama menyelenggarakan berbagai proses pembelajaran guna mendukung peningkatan kualitas pendidikan di negara kita.
Melihat kondisi tersebut, kini banyak pula para investor yang mulai tergerak untuk membuka berbagai lembaga pendidikan baik formal maupun non formal guna membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang semakin meningkat. Bahkan tidak hanya itu, saat ini banyak institusi yang mulai menawarkan peluang bisnis pendidikan dengan menggunakan sistem franchise. Mengingat peluang pasarnya masih sangat bagus, dan prospeknya juga sangat menjanjikan, tak heran bila belakangan ini lembaga pendidikan berlabel franchise mulai menjamur di berbagai penjuru kota.
Konsumen
Peluang pasar bisnis franchise pendidikan masih sangat luas. Sebab sekarang ini  mulai dari anak balita (anak dibawah lima tahun), sampai para mahasiswa dan masyarakat umum membutuhkan pendidikan baik formal maupun non formal untuk menunjang masa depan mereka. Tentu keadaan ini memberikan peluang besar bagi Anda untuk membidik pangsa pasar yang sesuai dengan program pendidikan yang ditawarkan.

Info Bisnis

Seiring dengan perkembangan teknologi dan kemajuan pola pikir para orang tua akan pentingnya bekal pendidikan bagi putra-putri mereka. Mendorong beragam bentuk bisnis pendidikan mulai ditawarkan di pasaran untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Lihat saja bisnis pendidikan yang saat ini mulai dikembangkan melalui investasi franchise, seperti playgroup (kelompok bermain) bagi anak balita, sekolah formal (SD, SMP, sampai SMA), lembaga bimbingan belajar, atau lembaga kursus ketrampilan (seperti kursus bahasa asing, belajar alat musik, menggambar, bernyanyi, menari, dll).
Bagi Anda yang tertarik dengan peluang bisnis franchise di bidang pendidikan, berikut hal-hal penting yang perlu disiapkan sebelum membeli sebuah kemitraan
  1. Siapkan lokasi usaha yang cukup strategis. Sebelum membeli sebuah kemitraan, sebaiknya Anda mencari lokasi usaha yang memiliki peluang pasar cukup potensial. Usahakan pilih lokasi usaha di wilayah perkotaan, karena masyarakat perkotaan sangat mementingkan kualitas pendidikan bagi putra-putrinya.
  2. Sebelum memutuskan membeli franchise, carilah informasi sebanyak-banyaknya mengenai reputasi brand franchise yang ditawarkan. Keberadaan brand menjadi modal utama Anda untuk menjalankan bisnis franchise, mengingat semakin ternama brand yang Anda beli maka semakin besar peluang pasar yang Anda miliki. Misalnya saja seperti lembaga bimbingan belajar Primagama, atau lembaga kursus bahasa asing EF (English First).
  3. Mintalah informasi tentang laporan keuangannya. Periksa laporan tersebut dengan teliti, bila perlu mintalah bantuan orang-orang yang ahli dibidang keuangan untuk meyakinkan diri Anda apakah franchise tersebut layak dibeli atau tidak.
  4. Melakukan survey pasar untuk mengetahui perkembangan bisnis para franchisee yang sudah bergabung terlebih dahulu. Dari para franchisee Anda dapat menggali informasi tentang seberapa besar prospek bisnis yang dimiliki brand tersebut.
  5. Mencari tenaga kerja yang benar-benar ahli dan sudah berpengalaman. Meskipun para franchisor memberikan pelatihan (training) pada calon franchiseenya, namun tidak ada salahnya bila Anda menyiapkan tenaga kerja yang benar-benar handal untuk dilatih menjadi tentor atau guru yang berkualitas.
Kelebihan bisnisfranchise pendidikan
Pendidikan merupakan bagian dari kebutuhan primer masyarakat yang selalu dibutuhkan sampai kapanpun. Jadi tidak salah bila Anda menekuni bidang ini untuk dijadikan sebagai peluang usaha yang menguntungkan. Disamping tingginya nilai kebutuhan masyarakat terhadap pendidikan, bisnis franchise di bidang pendidikan memiliki segmen pasar yang cukup jelas. Sehingga para pelaku usaha tidak perlu khawatir dalam menjalankan peluang bisnis ini, karena pangsa pasarnya cenderung terus meningkat tanpa terpengaruh adanya perubahan musim ataupun perkembangan trend tertentu.
Kekurangan bisnis
Sedangkan kendala yang sering dihadapi para franchisor maupun franchisee dibisnis pendidikan adalah tingginya angka persaingan dibidang tersebut. Saat ini jumlah franchisor maupun franchisee yang mengibarkan bendera franchise dengan brand lokal maupun brand internasional semakin meningkat tajam. Kondisi ini juga diperketat dengan meningkatnya jumlah sekolah formal maupun non formal yang mulai didirikan oleh pihak pemerintah. Tentunya hal ini membuat persaingan antar pelaku usaha semakin padat, sehingga satu sama lain saling berlomba untuk menawarkan yang terbaik bagi calon konsumennya.

Strategi Pemasaran

Bergerak dibisnis jasa menuntut Anda sebagai pelaku usaha untuk bisa memberikan pelayanan prima bagi setiap konsumen Anda. Karena itu berikan fasilitas yang terbaik, pengajar yang terbaik, dan program belajar yang berkualitas untuk membangun loyalitas konsumen Anda. Semakin tinggi loyalitas konsumen yang tercipta, maka semakin besar pula peluang bagi bisnis Anda untuk dipromosikan melalui mulut ke mulut (word of mouth).
Selain itu Anda juga bisa menggunakan strategi promosi lokal untuk memperkuat brand franchise yang ditawarkan. Misalnya saja dengan membagikan brosur atau pamflet di sekitar lokasi usaha, memasang neon box di depan lembaga pendidikan Anda, memasang iklan di media massa, memberikan program beasiswa atau potongan biaya bagi siswa-siswa yang berprestasi, atau sekedar ikut di event-event tertentu (seperti pameran pendidikan dan bazar sekolah) untuk mengenalkan lembaga pendidikan Anda kepada pangsa pasar yang Anda bidik.
Kunci sukses
Kunci kesuksesan bisnis franchise pendidikan terletak pada pelayanan yang ditawarkan kepada para konsumen. Cobalah untuk menawarkan program pendidikan terlengkap, memberikan kurikulum yang benar-benar teruji, dan menghasilkan lulusan yang tidak hanya cerdas tapi juga memiliki skill yang cukup bersaing. Sehingga konsumen puas, bisnis Anda pun dapat berkembang luas.
Untuk memberikan sedikit gambaran bagi Anda yang tertarik mencoba peluang bisnis franchise dibidang pendidikan. Berikut ini kami informasikan salah satu contoh analisa ekonomi dari penawaran franchise pendidikan anak (playgroup-TK Islam) yang dapat Anda jadikan sebagai ide bisnis.
Analisa Ekonomi

Asumsi
Berikut adalah analisa ekonomi dari salah satu penawaran franchise pendidikan
dengan brand “Rumah Cerdas”

Modal awal
Biaya investasi                                           Rp 150.000.000,00
Biaya sewa tempat per tahun                               Rp  20.000.000,00 +
Total                                                     Rp 170.000.000,00

Biaya operasional per tahun
Listrik/telp/air Rp 400.000 x 12 bulan                    Rp   4.800.000,00
Gaji guru 2 orang x @ Rp 1.100.000 x 12 bulan             Rp  26.400.000,00
Gaji manajer kurikulum Rp 1.500.000 x 12 bulan            Rp  18.000.000,00
Gaji manajer marketing Rp 1.800.000 x 12 bulan            Rp  21.600.000,00
Galon air @ 9.000 x 20 x 12 bulan                         Rp   2.160.000,00
LPG @ Rp 78.000 x 12 bulan                                Rp     936.000,00
Cleaning Service Rp 400.000 x 12 bulan                    Rp   4.800.000,00
Makan siang 4.000 x 4 orang x 25 hari x 12 bulan          Rp   4.800.000,00
Tukang masak Rp 300.000 x 12 bulan                        Rp   3.600.000,00
Royalty 10% (uang gedung & SPP)                           Rp  27.000.000,00
Tunjangan beras karyawan 1 kg x Rp 7.000 x 25hr x 12 bln  Rp   2.100.000,00
Seragam Rp 250.000 x 36 orang                             Rp   9.000.000,00
Peralatan Rp 350.000 x 36 orang                           Rp  12.600.000,00
Dana Outing Rp 400.000 x 36                               Rp  14.400.000,00
Screening Rp 150.000 x 36                                 Rp   5.400.000,00
Pendaftaran                                               Rp   2.700.000,00 +
Total                                                     Rp 160.296.000,00

Omset per tahun

Pendapatan dihitung dalam 1 tahun :
36 siswa x Rp 375.000,00 x 12 bulan                       Rp 162.000.000,00
Uang gedung 36 siswa x Rp 3.000.000,00                    Rp 108.000.000,00
Pendaftaran 36 siswa x Rp 100.000,00                      Rp   3.600.000,00
Seragam 36 siswa x Rp 300.000,00                          Rp  10.800.000,00
Uang peralatan 36 siswa x Rp 400.000,00                   Rp  14.400.000,00
Uang outing 36 siswa x Rp 600.000,00                      Rp  21.600.000,00
Screening 36 siswa x Rp 200.000,00                        Rp   7.200.000,00 +
Total                                                     Rp 327.600.000,00

Laba bersih per tahun
Rp 327.600.000,00 - Rp 160.296.000,00          =          Rp 167.304.000,00
Laba bersih per bulan : Rp 167.304.000,00 : 12 bulan      Rp 13.942.000,00

ROI (Return of Investment)
(modal awal : laba bersih per bulan)           =          ± 13 bulan
Semoga informasi peluang bisnis pekan ini dapat memberikan inspirasi bagi para pembaca yang ingin terjun didunia usaha. Selamat berkarya, jangan pernah lelah untuk mencoba dan salam sukses.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar